‎Probolinggo,cakramedianews.com- Intensitas hujan lebat yang terjadi hampir tanpa henti setiap hari di wilayah Probolinggo dan sekitarnya membuat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mengeluarkan himbauan keras. Masyarakat Jawa Timur, khususnya di daerah rawan, diminta meningkatkan kewaspadaan penuh terhadap potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi.

‎BMKG secara spesifik meminta masyarakat yang tinggal di wilayah-wilayah kritis untuk semakin berhati-hati dan selalu memantau kondisi lingkungan mereka. Tiga kawasan yang diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan adalah:

‎ * Lereng Perbukitan: Berpotensi terjadi tanah longsor akibat tanah yang jenuh air.

‎ * Bantaran Sungai: Berisiko tinggi terjadi banjir bandang atau luapan air sungai.

‎ * Kawasan Rawan Longsor: Segera mengungsi jika terlihat tanda-tanda awal pergerakan tanah.

‎Menurut BMKG, cuaca ekstrem yang terus berlangsung ini tidak hanya berpotensi menimbulkan banjir dan longsor, tetapi juga bahaya lain yang mengancam keselamatan dan aktivitas harian.

‎” Kami berharap masyarakat semakin berhati-hati. Cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan pohon tumbang, jalan licin, banjir, hingga jarak pandang yang menurun,” demikian imbauan resmi dari BMKG.

‎Guna meminimalisir risiko, BMKG menghimbau masyarakat agar menjadikan informasi resmi sebagai rujukan utama. Jauhi informasi tidak jelas (hoaks) dan pastikan selalu memantau peringatan dini cuaca dari situs resmi BMKG untuk keselamatan bersama. ( Fabil )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *