Probolinggo,cakramedianews.com-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Panca Marga (UPM) Probolinggo menghadirkan inovasi baru di Desa Ganting Kulon dengan memanfaatkan daun tembakau sebagai bahan baku pestisida nabati. Inovasi ini muncul dari ide mahasiswa Fakultas Pertanian, M. Nanang Maulana, yang melihat potensi tembakau di desa tersebut sangat melimpah namun selama ini hanya dijual mentah tanpa nilai tambah.

Menurut Nanang, kandungan nikotin pada tembakau terbukti efektif membasmi hama tanaman. “Kami ingin memperkenalkan cara murah, mudah, sekaligus ramah lingkungan untuk petani. Dengan ini, biaya produksi bisa ditekan dan lingkungan tetap terjaga,” jelasnya.

Program ini mendapat dukungan penuh dari Ketua Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) Desa Ganting Kulon, Yusuf. Ia menyebut inovasi mahasiswa UPM membuka peluang baru bagi masyarakat. “Selama ini tembakau hanya dijual begitu saja. Kalau bisa diolah jadi pestisida, tentu akan sangat bermanfaat bagi petani,” ujarnya.

Tak hanya penyuluhan, mahasiswa KKN juga mengajak warga praktik langsung pembuatan pestisida nabati hingga siap digunakan. Di akhir kegiatan, mereka juga membagikan bibit anggur sebagai upaya diversifikasi tanaman pekarangan. Harapannya, bibit anggur ini bisa menjadi tambahan sumber ekonomi bagi warga di masa depan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UPM ingin meninggalkan jejak yang bermanfaat bagi desa. Program ini diharapkan tidak hanya memberi dampak jangka pendek, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi lokal secara berkelanjutan.(Mas Abay)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *