BATU,cakramedianews.com-
Pemerintah Kota Probolinggo bersama Bank Jatim resmi meluncurkan Kartu ATM Co-Branding Amanah Non Kemiskinan. Kartu debit ini dirancang khusus dengan pencantuman logo Pemerintah Kota Probolinggo dan Bank Jatim, sekaligus menjadi identitas resmi bagi mitra dan penerima manfaat berbagai program pemerintah setempat.

Kegiatan launching pada Sabtu (20/12), dihadiri Wali Kota Aminuddin, Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, Kapolres Probolinggo Kota Rico Yumasri, perwakilan Forkopimda, Ketua TP PKK Evariani Aminuddin, Direktur Keuangan dan Global Services Bank Jatim Raden Mas Wahyu Kusuma Wisnubroto, pimpinan Bank Jatim Probolinggo Selvi Taurussia, Kepala BPS Mouna, kepala perangkat daerah, serta camat se-Kota Probolinggo.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Aminuddin menyerahkan kartu secara simbolis kepada perwakilan RT dan RW sebagai penerima Kartu Amanah Non Kemiskinan. Kartu atm berwarna silver ini akan digunakan sebagai alat transaksi keuangan digital yang terintegrasi, transparan, dan akuntabel, khususnya untuk penyaluran honorarium serta dukungan kegiatan lembaga kemasyarakatan kelurahan (LKK).

“Kartu Amanah ini bukan sekadar kartu ATM, tetapi wujud nyata janji politik yang saya dan bu Ina yang hari ini direalisasikan. Masyarakat, khususnya mitra pemerintah di tingkat kelurahan kini dapat memanfaatkan akses transaksi keuangan yang lebih luas, mudah, dan transparan,” urainya.

Selain itu, nantinya juga ada Kartu Amanah jenis berbeda yang dikhususkan bagi penerima bantuan pemerintah khususnya desil 1 sampai desil 5. Yang membedakan, jenis warna di ATM tersebut. Dokter Amin, panggilan akrab wali kota, menuturkan jika program tersebut selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya membangun dari kelurahan dan perangkat paling dekat dengan warga seperti RT dan RW.

“Di era efisiensi, dukungan dan kolaborasi menjadi kunci, dan kami berterima kasih kepada Bank Jatim atas kemitraan yang terus diperkuat. Melalui sistem digital yang terintegrasi, kami ingin memastikan penyaluran honorarium dan dukungan kegiatan LKK berlangsung tepat sasaran, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan. Harapannya, ini semakin memperkuat peran lembaga masyarakat sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan dan pemberdayaan warga,” terang wali kota.

Kartu ATM Co-Branding Amanah memungkinkan penerima seperti mitra Dinsos, antara lain RT/RW, kader Posyandu, Tagana, dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), mengakses rekening melalui ATM Bank Jatim serta jaringan ATM Bersama dan Prima. Fungsinya mencakup tarik dan setor tunai, transfer, transaksi EDC, pembayaran telepon, air, PBB, pembelian pulsa, dan transaksi keuangan lainnya. Seluruh mekanisme dirancang untuk memudahkan distribusi insentif yang bersumber dari APBD secara tepat sasaran.

Secara simbolis diserahkan kepada Solihin (RW 3), bersama Tri Susiana (RW 2) dan Imron Prayogo (RW 12). Salah satu penerima, Tri Susiana (RW 2) dari Kelurahan Kebonsari Kulon menyampaikan apresiasi atas fasilitas tersebut. Mereka mengaku telah memahami manfaat dan tata cara penggunaan kartu ATM Co-Branding ini. Selanjutnya, kartu ini akan didistribusikan kepada RT/RW serta mitra Dinsos lainnya.

Direktur Keuangan dan Global Services Bank Jatim Raden Mas Wahyu Kusuma Wisnubroto menyampaikan jika peluncuran Kartu Amanah Non Kemiskinan menegaskan konsistensi kolaborasi Pemkot Probolinggo dan Bank Jatim dalam mendukung program kerja pemerintah daerah, sekaligus memperkuat kepercayaan publik melalui tata kelola keuangan yang modern dan bertanggung jawab.(Agus).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *