Probolinggo,cakramedianews.com- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang bertugas di Desa Ranuagung, Kecamatan Tiris, menghadirkan program kerja (proker) yang berbeda dari KKN pada umumnya. Tidak hanya fokus pada kegiatan seremonial, mahasiswa KKN ini mengusung konsep edukasi mindset, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan potensi wisata dan keislaman desa.

Koordinator KKN menyampaikan bahwa Ranuagung memiliki potensi besar, baik dari sektor pertanian, wisata alam, hingga nilai religius masyarakat, namun masih membutuhkan sentuhan pengembangan berbasis sumber daya manusia.

“Kami tidak ingin KKN hanya sebatas datang, foto, lalu pulang. Kami ingin meninggalkan dampak, terutama perubahan pola pikir dan promosi potensi desa,” ujarnya.

Edukasi Mindset Sejak Dini

Salah satu program unggulan adalah sosialisasi ke sekolah-sekolah, dengan materi penguatan mindset generasi muda terkait pertanian modern, peluang wisata desa, serta pentingnya memiliki visi masa depan. Program ini diharapkan mampu menanamkan kebanggaan terhadap desa sejak usia dini.

Bekam Gratis & Kegiatan Islami

Di bidang kesehatan dan spiritual, mahasiswa KKN mengadakan bekam gratis untuk masyarakat, yang mendapat antusiasme tinggi dari warga. Selain itu, berbagai acara islami dan pemberdayaan masjid juga digelar sebagai upaya memperkuat nilai religius dan kebersamaan masyarakat Ranuagung.

Penelusuran Sejarah & Wisata Alam

Menariknya, mahasiswa juga melakukan penelusuran sejarah desa yang dikemas bersamaan dengan eksplorasi hutan dan alam sekitar. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang healing, tetapi juga bertujuan menggali cerita lokal yang berpotensi menjadi daya tarik wisata berbasis sejarah dan budaya.

Desa Masuk Dunia Digital

Sebagai langkah adaptasi di era digital, mahasiswa KKN turut membantu pembuatan akun media sosial resmi Desa Ranuagung di TikTok dan YouTube. Konten yang disiapkan meliputi profil desa, potensi wisata, kegiatan masyarakat, hingga edukasi ringan yang dikemas secara menarik.

“Kami ingin Ranuagung tidak hanya dikenal secara lokal, tapi juga nasional. Media sosial adalah pintu masuknya,” tambah ketua kkn Jalaluddin bayu pamungkas

Menuju Desa Mandiri dan Dikenal Luas

Melalui rangkaian program ini, mahasiswa KKN berharap Desa Ranuagung dapat semakin dikenal, memiliki masyarakat yang berdaya, serta menjadi desa yang siap berkembang di sektor pendidikan, wisata, kesehatan, dan keagamaan.

Program KKN ini mendapat sambutan positif dari perangkat desa dan masyarakat, yang berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut meski masa KKN telah berakhir.(Mas Bay).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *