‎​Probolinggo,cakramedianews.com- Ada yang unik dalam pertemuan strategis dua partai besar berbasis Nahdliyin, PKB dan PPP Kabupaten Probolinggo, Sabtu (10/1/2026). Tak hanya duduk di meja formal, jajaran pimpinan, pengurus struktural, hingga anggota Fraksi DPRD dari kedua partai terjun langsung menguji kekompakan di atas perahu karet melintasi derasnya Sungai Pekalen, Desa Pesawahan, Kecamatan Tiris.

‎​Aktivitas arung jeram ini dipilih bukan tanpa alasan. Bagi PKB dan PPP, derasnya arus Sungai Pekalen merupakan representasi nyata dari dinamika dan tantangan politik yang akan dihadapi Kabupaten Probolinggo di masa depan.
‎​Dalam satu perahu, para elite politik ini harus bekerja sama menjaga keseimbangan dan arah agar tidak terbalik saat menghantam jeram. Hal inilah yang menjadi simbol kuat bahwa perbedaan pandangan adalah hal lumrah, namun kekompakan adalah kunci untuk mencapai tujuan bersama.

‎​Kegiatan yang berlangsung di kawasan Pekalen Rafting ini mencairkan suasana kaku politik. Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Probolinggo dari kedua fraksi tampak antusias mengikuti instruksi pemandu, sembari sesekali bersenda gurau di tengah gemericik air.

‎​” Aktivitas ini menjadi simbol kebersamaan kami di luar forum formal. Di sungai, kita belajar bahwa komunikasi dan ritme yang sama sangat menentukan keselamatan dan keberhasilan mencapai garis finis,” ujar mahdi.

‎​Pertemuan di Tiris ini menegaskan bahwa koalisi PKB dan PPP tidak hanya dibangun di atas kertas, tetapi juga melalui ikatan emosional dan kepercayaan antar-kader. Dengan menguasai “medan tempur” di sungai, kedua partai ingin menunjukkan kepada publik bahwa mereka siap menjaga stabilitas pemerintahan dan memastikan kesinambungan pembangunan di Kabupaten Probolinggo tetap berjalan lancar.

‎​Melalui diplomasi arung jeram ini, PKB dan PPP mengirimkan pesan kuat sekeras apa pun arus politik yang datang, selama kekompakan terjaga, perahu koalisi akan tetap sampai pada tujuannya demi kesejahteraan rakyat. ( Fabil )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *