Probolinggo,cakramedianews.com- DPRD Kabupaten Probolinggo menggelar audiensi bersama manajemen PT Sasa Inti Gending dan PT Sinergi Gula Gending (SGG) terkait rekrutmen tenaga kerja serta pengelolaan limbah perusahaan. Audiensi tersebut berlangsung di Ruang Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Probolinggo, Rabu (4/2/2026).

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Probolinggo, M. Al Fatih, menyampaikan bahwa audiensi ini dilaksanakan untuk menindak lanjuti aspirasi masyarakat Kecamatan Gending. “Audiensi ini bertujuan untuk meminta klarifikasi dari perusahaan terkait mekanisme rekrutmen karyawan dan pengelolaan limbah yang dikeluhkan masyarakat,” ujar Al Fatih.

Dalam audiensi tersebut, pihak PT Sasa Inti Gending menjelaskan bahwa dari sekitar 1.300 karyawan, sebanyak 743 orang berdomisili di Kabupaten/Kota Probolinggo, dengan komposisi sekitar 800 karyawan internal dan sekitar 500 karyawan melalui perusahaan alih daya (outsourcing). Terkait proses rekrutmen, perusahaan menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh. “Jika ditemukan adanya pelanggaran, kami akan menindak sesuai ketentuan yang berlaku dan melakukan evaluasi terhadap perusahaan outsourcing,” jelas Al Fatih menyampaikan hasil audiensi.

Terkait pengelolaan limbah, DPRD Kabupaten Probolinggo menyampaikan bahwa saat ini kewenangan pengawasan sebagian berada di tingkat kabupaten. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo akan melakukan pengecekan kembali terhadap pengelolaan limbah. “Pengawasan akan dilakukan kembali oleh instansi teknis untuk memastikan pengelolaan limbah sesuai aturan,” kata Al Fatih.

Di akhir audiensi, M. Al Fatih meminta kedua perusahaan untuk melakukan evaluasi terhadap sistem rekrutmen karyawan, perusahaan alih daya, serta aspek lingkungan. “Kami meminta perusahaan segera menindak lanjuti hasil audiensi dan menyampaikan laporan evaluasinya kepada DPRD,” tegasnya.

Sementara itu, Supriyanto, HRD PT Sasa Inti Gending, menyampaikan pihaknya akan menindak lanjuti rekomendasi DPRD. “Kami akan menyampaikan hasil audiensi ini kepada manajemen pusat dan berupaya menindak lanjutinya dalam waktu sekitar satu minggu,” ujarnya.

Dari unsur masyarakat, Sanemo.SH Penasihat Aliansi Masyarakat Gending mengatakan kegiatan ini adalah untuk mewakili suara dari mayoritas masyarakat kecamatan gending sedangkan Faruq, Ketua Aliansi Masyarakat Kecamatan Gending, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan audiensi. “Kami merasa audiensi ini berjalan dengan baik dan aspirasi masyarakat telah difasilitasi oleh DPRD Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Sedangkan PT Sinergi Gula Nusantara Gending menjelaskan saat ini mempekerjakan 457 karyawan, terdiri dari 74 karyawan tetap dan 383 karyawan tidak tetap. Perusahaan menyampaikan kondisi kinerja yang masih dipengaruhi harga gula dan tetes. “Kami tetap berupaya menjaga operasional perusahaan agar dapat terus menyerap tenaga kerja dan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujar perwakilan PT SGN Gending.(Fabil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *