Probolinggo,cakramedianews.com- Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Probolinggo melalui Bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) menggelar Bazar Kuliner “Ayo Tumbas” di Aula Kantor Disporapar Kabupaten Probolinggo, Senin (26/1/2026).

Kegiatan ini digelar sebagai upaya pemanfaatan ruang kreatif milik pemerintah daerah sekaligus memfasilitasi para pelaku ekonomi kreatif, khususnya dari subsektor kuliner dan kriya, untuk memasarkan produk dan hasil karyanya secara langsung kepada masyarakat.

Bazar ini mendapat respons positif dari pengunjung. Tidak hanya pegawai Disporapar, sejumlah pengunjung umum serta ASN dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain turut hadir dan berbelanja sebagai bentuk dukungan terhadap program bela beli produk UMKM lokal.

Kepala Disporapar Kabupaten Probolinggo Heri Mulyadi melalui Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Diyah Setyo Rini mengatakan bazar ini menjadi ruang temu antara pelaku ekraf dan konsumen, sekaligus sarana promosi produk UMKM lokal.

“Kami ingin aula Disporapar tidak hanya menjadi ruang administrasi, tetapi juga ruang kreatif yang hidup dan produktif. Melalui bazar ‘Ayo Tumbas’ ini, kami memfasilitasi pelaku ekonomi kreatif agar bisa memasarkan produk kuliner dan kriya mereka secara langsung,” ujarnya.

Selain bazar kuliner dan kriya, kegiatan ini juga diramaikan dengan pemutaran film pendek karya sineas lokal yang merupakan pelaku ekonomi kreatif dari subsektor film. Hal tersebut menjadi bentuk dukungan Disporapar terhadap pengembangan ekraf lintas subsektor.

“Ekonomi kreatif itu ekosistem. Tidak hanya kuliner dan kriya, tetapi juga film, seni dan subsektor lainnya. Karena itu kami hadirkan pemutaran film pendek karya sineas lokal agar mereka juga mendapatkan ruang apresiasi,” jelasnya.

Rini berharap kegiatan bazar semacam ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, meskipun tanpa dukungan anggaran APBD.

“Ke depan, kami berharap bazar ini bisa rutin digelar secara mandiri oleh forum pelaku ekonomi kreatif. Disporapar akan terus mendukung melalui fasilitasi ruang kreatif, promosi dan jejaring pemasaran, meskipun tanpa anggaran APBD,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Disporapar Kabupaten Probolinggo berupaya mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif lokal yang mandiri, kolaboratif dan berkelanjutan.(Fabil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *