
Probolinggo,cakramedianews.com-
Ketua Forum Wartawan Mingguan Probolinggo (F-Wamipro), Suhri, menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-57 kepada WKota Probolinggo —
Ketua Forum Wartawan Mingguan Probolinggo (F-Wamipro), Suhri, menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-57 kepada Wali Kota Probolinggo, Dr. Aminuddin. Ucapan tersebut disampaikan atas nama keluarga besar F-Wamipro sebagai bentuk penghormatan sekaligus apresiasi terhadap kepemimpinan yang dinilai konsisten mendorong pembangunan dan penataan Kota Probolinggo.
Dalam keterangannya, Suhri menyampaikan doa dan harapan agar Wali Kota Probolinggo senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta keberkahan dalam menjalankan tugas dan amanah kepemimpinan. Menurutnya, momentum ulang tahun bukan sekadar perayaan personal, melainkan saat yang tepat untuk merefleksikan perjalanan pengabdian kepala daerah dalam melayani masyarakat.
Suhri menilai, di bawah kepemimpinan Wali Kota Probolinggo saat ini, arah pembangunan kota menunjukkan progres yang nyata. Sejumlah program strategis yang telah direalisasikan dinilai mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam penataan ruang kota, peningkatan estetika lingkungan, serta penguatan fungsi ruang publik. “Apa yang selama ini menjadi harapan masyarakat, perlahan mulai terwujud satu per satu,” ujar Suhri.
Lebih lanjut, Suhri menegaskan bahwa F-Wamipro menyatakan kesiapan penuh untuk terus mendukung langkah-langkah strategis Pemerintah Kota Probolinggo. Dukungan tersebut, kata dia, diwujudkan melalui peran pers yang profesional, berimbang, dan konstruktif dalam menyampaikan informasi kepada publik, sekaligus menjadi mitra kritis pemerintah dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Menurut Suhri, peran media sangat penting dalam menjaga keseimbangan antara dukungan dan kontrol sosial. Oleh karena itu, F-Wamipro berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menyampaikan informasi pembangunan secara objektif, tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat sebagai penerima manfaat utama kebijakan publik.
Selain dukungan terhadap program pembangunan, F-Wamipro juga menyatakan komitmennya untuk menjaga situasi Kota Probolinggo agar tetap kondusif. Suhri menegaskan bahwa seluruh anggota F-Wamipro siap berkontribusi dalam menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan tertib, baik melalui pemberitaan yang menyejukkan maupun melalui komunikasi yang sehat antara pemerintah dan masyarakat. Komitmen tersebut berlaku untuk program-program yang telah berjalan maupun agenda pembangunan yang masih dalam tahap perencanaan.
Salah satu program yang mendapat perhatian dan apresiasi khusus dari F-Wamipro adalah transformasi wajah Alun-Alun Kota Probolinggo. Menurut Suhri, penataan alun-alun yang kini tampil lebih rapi dan indah merupakan langkah strategis yang berdampak langsung pada wajah kota. Alun-alun tidak hanya berfungsi sebagai ruang terbuka hijau, tetapi juga sebagai pusat aktivitas sosial dan simbol identitas kota.
Kebijakan relokasi pedagang kaki lima (PKL) dari kawasan alun-alun ke Jalan Ahmad Yani juga dinilai sebagai keputusan yang tepat. Suhri menilai, kebijakan tersebut menunjukkan adanya upaya pemerintah dalam menyeimbangkan kepentingan estetika kota dengan keberlangsungan ekonomi masyarakat kecil. Penataan yang dilakukan secara terarah dinilai mampu menciptakan ruang publik yang tertib tanpa menghilangkan aktivitas ekonomi warga.
“Wajah baru Alun-Alun Kota Probolinggo menunjukkan bahwa kota ini terus bersolek. Penataan yang dilakukan tidak hanya memperindah kota, tetapi juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam membangun kota yang modern, tertata, dan ramah bagi masyarakat,” kata Suhri.
Menutup pernyataannya, Suhri berharap agar sinergi antara Pemerintah Kota Probolinggo dan insan pers, khususnya F-Wamipro, dapat terus terjaga dengan baik. Ia menegaskan bahwa pers siap menjadi bagian dari proses pembangunan dengan tetap menjunjung tinggi profesionalisme dan etika jurnalistik. Momentum ulang tahun Wali Kota Probolinggo, menurutnya, menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, termasuk pemerintah, masyarakat, dan media.ali Kota Probolinggo, Dr. Aminuddin. Ucapan tersebut disampaikan atas nama keluarga besar F-Wamipro sebagai bentuk penghormatan sekaligus apresiasi terhadap kepemimpinan yang dinilai konsisten mendorong pembangunan dan penataan Kota Probolinggo.
Dalam keterangannya, Suhri menyampaikan doa dan harapan agar Wali Kota Probolinggo senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta keberkahan dalam menjalankan tugas dan amanah kepemimpinan. Menurutnya, momentum ulang tahun bukan sekadar perayaan personal, melainkan saat yang tepat untuk merefleksikan perjalanan pengabdian kepala daerah dalam melayani masyarakat.
Suhri menilai, di bawah kepemimpinan Wali Kota Probolinggo saat ini, arah pembangunan kota menunjukkan progres yang nyata. Sejumlah program strategis yang telah direalisasikan dinilai mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam penataan ruang kota, peningkatan estetika lingkungan, serta penguatan fungsi ruang publik. “Apa yang selama ini menjadi harapan masyarakat, perlahan mulai terwujud satu per satu,” ujar Suhri.
Lebih lanjut, Suhri menegaskan bahwa F-Wamipro menyatakan kesiapan penuh untuk terus mendukung langkah-langkah strategis Pemerintah Kota Probolinggo. Dukungan tersebut, kata dia, diwujudkan melalui peran pers yang profesional, berimbang, dan konstruktif dalam menyampaikan informasi kepada publik, sekaligus menjadi mitra kritis pemerintah dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Menurut Suhri, peran media sangat penting dalam menjaga keseimbangan antara dukungan dan kontrol sosial. Oleh karena itu, F-Wamipro berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menyampaikan informasi pembangunan secara objektif, tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat sebagai penerima manfaat utama kebijakan publik.
Selain dukungan terhadap program pembangunan, F-Wamipro juga menyatakan komitmennya untuk menjaga situasi Kota Probolinggo agar tetap kondusif. Suhri menegaskan bahwa seluruh anggota F-Wamipro siap berkontribusi dalam menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan tertib, baik melalui pemberitaan yang menyejukkan maupun melalui komunikasi yang sehat antara pemerintah dan masyarakat. Komitmen tersebut berlaku untuk program-program yang telah berjalan maupun agenda pembangunan yang masih dalam tahap perencanaan.
Salah satu program yang mendapat perhatian dan apresiasi khusus dari F-Wamipro adalah transformasi wajah Alun-Alun Kota Probolinggo. Menurut Suhri, penataan alun-alun yang kini tampil lebih rapi dan indah merupakan langkah strategis yang berdampak langsung pada wajah kota. Alun-alun tidak hanya berfungsi sebagai ruang terbuka hijau, tetapi juga sebagai pusat aktivitas sosial dan simbol identitas kota.
Kebijakan relokasi pedagang kaki lima (PKL) dari kawasan alun-alun ke Jalan Ahmad Yani juga dinilai sebagai keputusan yang tepat. Suhri menilai, kebijakan tersebut menunjukkan adanya upaya pemerintah dalam menyeimbangkan kepentingan estetika kota dengan keberlangsungan ekonomi masyarakat kecil. Penataan yang dilakukan secara terarah dinilai mampu menciptakan ruang publik yang tertib tanpa menghilangkan aktivitas ekonomi warga.
“Wajah baru Alun-Alun Kota Probolinggo menunjukkan bahwa kota ini terus bersolek. Penataan yang dilakukan tidak hanya memperindah kota, tetapi juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam membangun kota yang modern, tertata, dan ramah bagi masyarakat,” kata Suhri.
Menutup pernyataannya, Suhri berharap agar sinergi antara Pemerintah Kota Probolinggo dan insan pers, khususnya F-Wamipro, dapat terus terjaga dengan baik. Ia menegaskan bahwa pers siap menjadi bagian dari proses pembangunan dengan tetap menjunjung tinggi profesionalisme dan etika jurnalistik. Momentum ulang tahun Wali Kota Probolinggo, menurutnya, menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, termasuk pemerintah, masyarakat, dan media.(Agus).
