Probolinggo,cakramedianews.com-
Usai upacara Selasa pagi (25/11), puncak peringatan Hari Guru Nasional (HGN) di Kota Probolinggo dilanjutkan dengan tasyakuran. Selain menghadirkan berbagai suguhan kreatif dari para pendidik, momentum ini menjadi semakin istimewa dengan diraihnya Sertifikat Rekor MURI di Paseban Sena. Direktur Marketing MURI, Awan Rahargo, menyerahkan rekor ini kepada Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin yang disaksikan oleh anggota Forkopimda.

Acara dibuka dengan penampilan Tari Inovasi Jabrik oleh perwakilan guru, disusul parade karya melalui fashion show busana Pendalungan oleh para pemenang lomba. Para undangan juga disuguhkan penayangan video rangkaian kegiatan HGN yang menggambarkan semangat guru-guru di Kota Probolinggo selama bulan peringatan.

Kepala BBGTK Jawa Timur, Abu Khaer, memberikan ucapan selamat kepada para guru melalui tayangan video. Acara kemudian berlanjut dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas peran besar para pendidik di Kota Probolinggo.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo, Siti Romlah, menyampaikan, rangkaian peringatan HGN tahun ini diisi dengan Penganugerahan Kepala Sekolah Inspiratif dan Guru Inovatif Tahun 2025, sebagai bentuk apresiasi kepada tenaga pendidik yang dinilai berdedikasi, kreatif, inovatif, serta memiliki kontribusi nyata dalam peningkatan mutu pendidikan.

Siti Romlah menegaskan bahwa penganugerahan ini bukan hanya ajang penghormatan, tetapi juga dorongan agar inovasi pendidikan terus tumbuh di setiap satuan pendidikan. “Semoga kegiatan ini memberikan dampak positif dan menjadi tradisi apresiasi yang berkelanjutan bagi tenaga pendidik di Kota Probolinggo,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Marketing MURI, Awan Rahargo menyebut, MURI memberikan penghargaan kepada suatu pencapaian superlatif, yakni bentuk bidang yang melibatkan jumlah peserta yang banyak, yakni sejumlah 2.262 karya inovasi yang dihadirkan karyanya di sini.

“Pencapaian rekor ini pastinya memberikan kontribusi untuk mutu pendidikan yang inovastif, kreatif dan adaptif. Tentunya kami berharap dengan adanya karya ini bisa memberi motivasi dan semangat karena selaras dengan visi-misinya MURI yaitu menggelorakan semangat kebanggaan nasional,” kata Awan.

Awan berharap, ke depannya karya inovasi ini akan terus bertambah untuk menunjang mutu pendidikan di Indonesia. Ia berpesan agar para guru tetap semangat dan berkarya.

Setelah menerima Sertifikat Rekor MURI yang menjadi kebanggaan baru bagi Kota Probolinggo, Wali Kota dr. Aminuddin menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya. Ia menceritakan kisah ayahnya yang merupakan guru SD dengan gaji kecil namun dihormati seluruh warga desa. Ia menegaskan bahwa guru adalah jantung pendidikan dan tidak pernah benar-benar pensiun.

“Anak guru bisa jadi wali kota, jadi kajari, jadi Ketua DPRD. Guru itu hebat. Saat ini ada anugerah yang membanggakan yakni pencapaian rekor MURI sebanyak kurang lebih 2.262 yang saya lihat terakhir. Terima kasih banyak kepada seluruh guru di Kota Probolinggo yang jumlahnya kurang lebih 1.942 guru,” tegasnya.

Baginya, rekor MURI adalah bukti semangat dan inovasi para guru Kota Probolinggo sangat luar biasa. Guru adalah jantung pendidikan. Ia memberikan apresiasi kepada seluruh peserta rangkaian lomba, mulai dari Lomba Inovasi Pembelajaran, Kepala Sekolah Inspiratif, Fashion Show Pendalungan, hingga Lomba Voli Antar Guru.

“Bagi para pemenang, saya ucapkan selamat. Jadikan prestasi ini sebagai motivasi. Bagi yang belum berhasil, jangan berputus asa karena kegagalan adalah bagian dari proses mengasah kemampuan. Mari kita jadikan Hari Guru Nasional ini momentum untuk terus berkarya, berinovasi, dan menguatkan pendidikan Kota Probolinggo. Selamat Hari Guru Nasional ke-80. Terima kasih atas dedikasi tiada henti,” tegasnya.(Agus).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *