Bangkalan,cakramedianews.com– Buruknya kondisi jalan raya di Dusun Gu’nang, Desa Pangolangan, kembali memakan korban. Seorang guru SDN Pangolangan 2 bernama Sri Edi mengalami kecelakaan lalu lintas pada Senin (26/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, saat dalam perjalanan kembali menuju sekolahnya.

Sebelum kejadian, Sri Edi berpamitan kepada rekan-rekan guru untuk menjenguk kepala sekolah yang sedang sakit. Namun nahas, saat melanjutkan perjalanan kembali ke SDN Pangolangan 2, ia terjatuh akibat kondisi jalan yang rusak parah serta situasi lalu lintas yang tidak kondusif.

Menurut keterangan warga setempat, tubuh korban sempat tertimpa sepeda motor. Bahkan, tepat di belakangnya melaju sebuah mobil pickup, sehingga kecelakaan tersebut nyaris berujung fatal.

“Alhamdulillah saya masih dilindungi Allah SWT,” ujar Sri Edi saat ditemui awak media

Warga yang menyaksikan kejadian tersebut segera memberikan pertolongan, dibantu rekan-rekan guru yang datang dari arah utara. Karena tidak mampu berjalan akibat nyeri di kaki dan sekujur tubuh, korban kemudian dibawa ke Klinik dr. Indarto untuk mendapatkan perawatan medis sebelum akhirnya diantar pulang.

Hingga saat ini, Sri Edi masih merasakan nyeri pada kaki dan badan serta mengalami kesulitan berjalan. Ia juga menjelaskan bahwa saat kejadian dirinya tidak mengenakan seragam dinas, lantaran sebelumnya kehujanan di perjalanan dan sempat mengganti pakaian biasa sebelum melanjutkan perjalanan.

Peristiwa ini kembali menyoroti kondisi memprihatinkan jalan raya di Dusun Gu’nang. Jalan yang berlubang, bergelombang, dan dipenuhi kerikil kerap menyebabkan pengendara, khususnya sepeda motor, terjatuh.

Suyad, salah satu warga setempat, menegaskan bahwa kecelakaan di lokasi tersebut bukan kali pertama terjadi.

“Sudah banyak warga yang jatuh di sini. Kalau hujan, jalannya licin dan sangat berbahaya,” ujarnya.

Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Dinas PUPR, serta instansi terkait agar segera melakukan perbaikan jalan demi keselamatan pengguna jalan dan kelancaran aktivitas warga, khususnya pelajar, guru, dan petani yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

Jika dibiarkan, jalan rusak di Dusun Gu’nang dikhawatirkan akan terus menjadi titik rawan kecelakaan dan mengancam keselamatan warga.(Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *