‎Probolinggo,cakramedianews.com- Suasana religius dan penuh kekhusyukan menyelimuti Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ar Rohmah, Desa Sukokerto pada Senin (16/02/2026). Ratusan warga berkumpul untuk mengikuti gelaran Haul Akbar, Tahlil, dan Doa Bersama yang ditujukan khusus bagi para almarhumah dan almarhum sesepuh, pemimpin, tokoh agama, serta seluruh warga desa yang telah berpulang.
‎​
‎​Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari ini merupakan bentuk bakti dan penghormatan masyarakat Desa Sukokerto terhadap jasa para pendahulu. Area TPU yang biasanya sepi, seketika berubah menjadi lautan jemaah yang datang dengan satu tujuan mengirimkan doa terbaik bagi mereka yang telah berjasa membangun fondasi keagamaan dan sosial di desa sukokerto.

‎​Kekhidmatan acara semakin terasa dengan kehadiran dua sosok ulama, yakni K.H. Ahmad Syibaweh dan Habib Hadi BSA.

‎​Dalam tausiyahnya, K.H. Ahmad Syibaweh mengingatkan pentingnya menjaga tradisi doa bersama sebagai penyambung silaturahmi antara yang masih hidup dengan yang sudah tiada dan memohonkan ampunan serta kemuliaan bagi mereka yang telah berpulang ke Rahmatullah.

‎Sementara itu, Habib Hadi BSA memimpin jalannya tahlil dan doa bersama yang diikuti dengan penuh penghayatan oleh seluruh jemaah yang hadir.

‎​Tak hanya dihadiri oleh penduduk setempat, Haul Akbar kali ini juga menarik perhatian warga dari luar Desa Sukokerto. Banyak jemaah dari desa tetangga yang turut hadir untuk mencari keberkahan sekaligus mengikuti siraman rohani dari para mubaligh.

‎​” Ini adalah bentuk kekompakan warga. Kami ingin mendoakan para pemimpin dan orang tua kami yang sudah mendahului. Kehadiran Kiai dan Habib juga menjadi magnet bagi warga luar untuk ikut berdoa bersama di sini,” ujar salah satu warga di lokasi.

‎Sejalan dengan pesan religius tersebut, Moh. Hozin selaku panita menaruh harapan besar agar tradisi luhur ini tidak luntur tergerus zaman dan tetap lestari sebagai warisan bagi generasi mendatang. Baginya, Haul Akbar bukan sekadar ritual tahunan, melainkan perekat sosial yang mampu menyatukan kembali seluruh elemen warga dalam bingkai kekeluargaan yang erat.

‎“ Kegiatan ini merupakan momen terbaik untuk mempererat tali persaudaraan. Kami berharap doa akbar ini bisa terus dilaksanakan secara konsisten hingga kelak diteruskan oleh anak cucu kita,” ungkap panitia dengan nada penuh harap, menekankan pentingnya menjaga identitas Desa Sukokerto.

‎​Selain sebagai agenda spiritual, acara ini juga menjadi silaturahmi akbar bagi warga. Usai doa bersama, para jemaah tampak saling bertegur sapa, memperkuat kerukunan antarwarga yang selama ini sudah terjalin baik.

‎​Kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar hingga akhir, menutup rangkaian peringatan Haul Akbar Di Desa Sukokerto tahun 2026 dengan kesan yang mendalam bagi seluruh jemaah. ( Fabil )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *