
Probolinggo,cakramedianews.com- Tradisi Bersih Desa Dan Sedekah Bumi Desa Tiris mengadakan selamatan desa atau warga menyebut , KARAAN ROKAT BUMIH. yang menjadi tradisi tahunan, Selasa (16/9/2025).
Bersih desa dapat didefinisikan sebagai wujud rasa syukur atas berkat yang diberikan Tuhan kepada masyarakat desa, baik dari hasil panen, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Sejak pagi, warga dari berbagai dusun memadati area depan kantor kecamatan. dengan membawa aneka hasil pertanian. Hiasan buah dan sayuran menjadi daya tarik utama. tumpukan pisang kuning ranum, semangka hijau segar, cabai merah yang disusun membentuk pola, hingga ketela dan padi yang dirangkai cantik. Penataan yang kreatif menggambarkan kekayaan alam desa Tiris sekaligus kearifan lokal yang dijaga turun-temurun.
Puncak acara selamatan desa diwarnai dengan Kirab Hasil Bumi (Karaan Rokat Bumi) yang diikuti 31 RT dari enam dusun se-Desa Tiris. Dalam kirab tersebut, masyarakat membawa aneka hasil pertanian sebagai simbol rasa syukur atas panen melimpah. Tradisi ini kemudian dilengkapi dengan tarian tradisional, kesenian hadroh, dan pelepasan burung merpati (tot’taan merpati) yang menjadi ciri khas Kecamatan Tiris.
Turut hadir dalam acara Kepala Desa Tiris, Camat Tiris Beserta Stafnya, Kapolsek Tiris, Danramil Tiris, tokoh agama (toga), tokoh masyarakat (tomas), jajaran perangkat desa, BPD, RT/RW, serta seluruh warga desa.
Warno Kepala desa tiris menyampaikan “Kegiatan selamatan desa itu merupakan sebuah momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan antar-warga yang ada di Desa Tiris,” tuturnya.
Ia mengatakan bahwa selamatan desa itu sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT, sehingga harapannya persatuan dan kesatuan warga semakin meningkat hingga bisa mewujudkan Desa Tiris yang lebih maju.
Selanjutnya Setelah melaksanakan doa bersama. masyarakat menikmati hidangan tumpeng, hasil bumi, dan berbagai kuliner khas Tiris yang disiapkan secara gotong royong. Dan Sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Desa Tiris memberikan berbagai hadiah dan doorprize kepada peserta pawai budaya..
Selamatan Desa Tiris pun ditutup dengan pentas seni, Hadroh yang menambah kemeriahan di pagi yang penuh rasa syukur dan kebanggaan atas hasil bumi yang melimpah. ( Fabil is M )


