
Bangkalan,cakramedianews.com– Pelayanan kesehatan di Kabupaten Bangkalan kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, keluhan masyarakat mengarah pada pelayanan di Puskesmas Galis, yang dinilai tidak ramah dan tidak optimal dalam melayani pasien.
Keluhan tersebut mencuat setelah sejumlah media memberitakan adanya pasien yang diduga mengalami penyakit tambahan setelah menjalani perawatan di puskesmas tersebut.
Isu ini kemudian ramai dibicarakan warganet di media sosial Facebook, yang turut membagikan pengalaman serupa.
Salah satu warganet dengan akun @Istiadah Tia Dah mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan saat hendak melahirkan.
“Sama pelayanan bidannya juga, Mas. Saya mau lahiran gara-gara infus nggak masuk-masuk malah ngomel-ngomel ke saya,” tulisnya pada Jumat (9/1).
Keluhan lain juga datang dari akun @Sikagaya, yang menyebut anaknya diminta pulang saat dirawat hanya karena menangis.
“Iya bener. Anak saya dirawat di situ, gara-gara nangis terus disuruh bawa pulang karena berisik dan perawat mau istirahat,” tulisnya.

Beragam keluhan ini memicu perhatian DPRD Kabupaten Bangkalan. Salah satu anggota Komisi IV DPRD Bangkalan menyampaikan bahwa persoalan tersebut telah menjadi perhatian serius dan akan segera ditindaklanjuti.
Melalui pesan WhatsApp, anggota dewan tersebut menyatakan pihaknya akan melakukan mediasi antara DPRD, Dinas Kesehatan, dan pihak Puskesmas Galis.
“Saya belum bisa menanggapi dulu, Bang. Tapi ini sudah jadi headline kami di Komisi IV. Nanti akan kami mediasi antara Komisi, Dinkes, dan Puskesmas. Kalau sudah ada hasilnya, akan saya informasikan,” ujarnya.
Masyarakat berharap keluhan ini segera ditindaklanjuti agar kualitas pelayanan kesehatan, khususnya di Puskesmas Galis, dapat kembali optimal dan mengutamakan keselamatan serta kenyamanan pasien.(Tim).
