
Probolinggo,cakramedianews.com- Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti kediaman Ketua Komunitas Trabas Nusantara, Syahroni, pada Jumat (30/01/2026). Pembina Trabas Nusantara, Samsudin, SH, melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus memberikan pengarahan organisasi pasca kepulangan sang Ketua dari ibadah umroh di Tanah Suci.
Kunjungan yang dihadiri oleh jajaran pengurus dan anggota ini tidak hanya menjadi ajang melepas rindu, tetapi juga menjadi momentum penguatan visi organisasi di awal tahun 2026.
Dalam sambutannya, Samsudin menyampaikan rasa syukur atas kembalinya Syahroni dalam keadaan sehat Ia mendoakan agar ibadah umroh yang telah dijalankan menjadi mabrur dan membawa dampak positif bagi kemajuan Trabas Nusantara.
” Selamat kembali ke tanah air untuk Bapak Syahroni. Semoga keberkahan ibadah beliau menular kepada seluruh keluarga besar Trabas KJN agar organisasi ini semakin solid dan diberkahi Allah SWT,” ujar Samsudin.
Namun, di balik suasana santai tersebut, Samsudin S,H. yang juga praktisi hukum ini memberikan pesan pembinaan yang sangat krusial, Ia mewanti-wanti agar Trabas Nusantara tetap tegak lurus pada prinsip independensi dan profesionalisme dalam setiap penyampaian informasi kepada publik.
” Independensi adalah marwah organisasi. Jangan sampai pemberitaan yang kita sampaikan terkontaminasi kepentingan pribadi, kelompok, maupun tekanan dari pihak tertentu. Kita harus tetap berpihak pada kebenaran dan kepentingan publik,” tegas Samsudin, SH.
Ia menambahkan bahwa kepercayaan masyarakat (public trust) adalah aset terbesar. Hal tersebut hanya bisa dijaga jika setiap anggota menjunjung tinggi, Etika Jurnalistik dalam setiap karya, Akurasi Data yang dapat dipertanggungjawabkan, Tanggung Jawab Moral terhadap informasi yang disebarluaskan.
Menanggapi arahan tersebut, Ketua Trabas Nusantara, Syahroni, menyatakan apresiasi yang mendalam. Baginya, arahan dari Pembina merupakan suntikan semangat sekaligus pengingat agar organisasi tidak keluar dari jalur yang telah ditetapkan.
” Pesan Pembina menjadi kompas bagi kami. Kami berkomitmen untuk terus menjaga nama baik organisasi dan memastikan Trabas Nusantara tetap menjadi wadah yang sehat, berimbang, dan bertanggung jawab,” ungkap Syahroni.
Acara ditutup dengan doa bersama, memohon kelancaran bagi organisasi agar terus mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas melalui pemberitaan yang mendidik dan objektif. ( Fabil )
