
Probolinggo,cakramedianews.com-
Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin secara resmi meluncurkan program Gerakan Sekolah Mengaji dan Gerakan Sekolah Berbagi di SMP Negeri 8, Jumat (27/2). Peluncuran ini ditandai dengan penandatanganan program Remaja Musala Teman Sebaya (Remus Baya), disaksikan jajaran pejabat dan pemangku kepentingan pendidikan se-Kota Probolinggo.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Administrasi Umum Agus Efendi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Siti Romlah, Kepala Kemenag Didik Kurniawan, Camat Wonoasih Eko Candra, pengawas dan penilik, kepala SMP negeri se-Kota Probolinggo, perwakilan K3S SD, serta pengawas PAI.
Dalam sambutannya, dr. Aminuddin mengajak para siswa menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum transformasi diri. Membangun disiplin sangat penting, terutama dengan memanfaatkan waktu sepertiga malam untuk belajar dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. “Bahwa keberhasilan masa depan sangat bergantung pada keteguhan cita-cita, kemampuan adaptasi serta rasa hormat yang mendalam kepada orang tua,” tuturnya penuh motivasi.
Wali kota menegaskan bahwa semangat Probolinggo Bersolek bukan hanya tentang kebersihan kota, tetapi juga pembentukan karakter generasi muda yang bersih hati, ramah, kreatif dan berdaya saing menuju Generasi Emas 2045.
Sementara itu, Kepala Disdikbud Siti Romlah dalam laporannya menyampaikan program ini bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan peserta didik sekaligus menanamkan budaya cinta mengaji di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, kelompok bermain, TK, SD, SMP hingga PKBM.

“Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan melalui kegiatan mengaji serta menumbuhkan empati melalui penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat sekitar. Program ini akan berjalan serentak di seluruh satuan pendidikan selama bulan suci Ramadan,” jelasnya.
Ia menambahkan, Gerakan Sekolah Berbagi diharapkan mampu menumbuhkan karakter peduli sesama dan semangat berbagi di kalangan pelajar, sekaligus mendorong peran aktif sekolah dan masyarakat dalam membentuk karakter religius dan sosial yang meneladani akhlak Rasulullah SAW.
Acara peluncuran berlangsung semarak dan inspiratif. Penampilan mendongeng bertema pendidikan karakter anti-bullying dibawakan oleh Yuko Putri, juara 1 lomba mendongeng dalam rangka Hari Anti Korupsi Sedunia Desember 2025. Para siswa juga mempersembahkan Tari Selamat Datang Kudaran serta mengaji bersama Surah Al-Mulk, menciptakan suasana religius yang khidmat.
Di pintu gerbang sekolah, deretan prestasi membanggakan turut dipamerkan, di antaranya penghargaan Adiwiyata Nasional 2025 dari Menteri Lingkungan Hidup serta penghargaan inovasi daerah BATOLU (Bayam Toga dan Bolu) sebagai inovasi paling berkelanjutan pada ajang IGA 2024 Kota Probolinggo.(Agus)
